Jumat, 26 Oktober 2012

Krystal f(x) Upload Foto Bersama Luna, Amber, Sulli dan Victoria


Krystal f(x) baru – baru ini mengupload koleksi foto pribadi yang ia ambil bersama member f(x) lain, Luna, Amber Sulli dan Victoria dalam akun me2day pribadinya. Krystal mengungkapkan jika foto – foto itu diambil dengan tingkat ketidakwarasan yang tinggi. Seperti apa?
Foto pertama yang diupload – nya adalah foto bersama sang leader, Victoria. Krystal dan Victoria tampak sedang mengamati sesuatu di bawah mereka dan posisi kamera sedang ada di atas sehingga fokus foto terletak di atas kepala mereka yang menyebabkan kepala keduanya tampak lebih besar dari ukuran  yang sebenarnya.
Yang kedua adalah bersama si cantik Sulli dan si macho Amber. Dengan memakai kaos promosi film dokumenter milik agensi mereka, SM Entertainment, I.AM ketiganya berpose manyun yang menggemaskan. Pose kedua adalah pose ‘hendak memakan orang’. Krystal amat menyukai pose ini karena ia dan Amber tampak akan memakan Sulli. Wew!
Dan yang terakhir adalah foto dengan si manis, Luna. Karena Luna adalah member yang manis dan tak banyak tingkah, maka pose yang dipakai mereka adalah pose yang standar alias tersenyum semanis mungkin meski ada pose yang memperlihatkan mereka manyun dan parahnya Krystal tak segan untuk mencium mesra pipi Luna. Wah wah!!
Netizen yang melihat foto – foto itu merasa lega karena hal itu menandakan bahwa dalam tubuh f(x) tidak terjadi adanya persaingan dan keretakan. Hubungan mereka tampak rukun dan harmonis. Fans mengharapkan mereka terus bisa menjaga keutuhan girlband ini sehingga dapat mengeluarkan single – single  yang berkualitas dan enak di dengar.

Gerak Cepat Kamidia Radisti

Lima tahun lalu, wajah ayu Kamidia Radisti/Disti (27) hanya terlihat wara-wiri di sekitar kampus, tempat hangout, dan kolam renang di Kota Kembang. Tapi, sekarang, hampir setiap hari wajah Indonesia-nya menyapa pemirsa televisi nasional, lewat tayangan olahraga, infotainment, hingga kesehatan.

Menjadi finalis Wajah Femina (WF) 2006, diakui Disti, mengubah hidupnya. Dari seorang gadis tomboi yang kurang percaya diri dalam berbicara dan tampil di publik, serta buta urusan fashion dan kecantikan, setelah mendapat pembekalan dan pelatihan di ajang WF, ia menjadi ‘wanita baru’ yang berubah 180 derajat.

“Bila saya tidak ikut WF dan tidak lolos menjadi finalis, saya akan ‘tersesat’. Saya tidak akan menemukan  napas dan belahan hati saya di dunia presenter olahraga. Selain tidak punya rasa percaya diri untuk berkomunikasi depan publik, I have no clue, kalau saya punya potensi menjadi presenter,“ ujarnya, tegas. 

Uniknya, Disti bisa terus menjaga kariernya, termasuk setelah menikah dan melahirkan. Bahkan, Disti sukses ‘merebut’ job-job yang menjadi incaran dan impian banyak presenter, sesaat setelah ia kembali dari cuti melahirkan, seperti program Insert siang, Sport7 Malam, dan SuperXtion.  

Cinta dari Wajah Femina

Wanita yang sempat menjadi atlet renang sebelum menjadi model ini, mengaku tak punya alasan dan rencana besar mengikuti ajang WF 2006. “Hanya iseng ingin mencoba dunia baru dan berbeda. Saya pilih WF, karena reputasi majalahnya berkualitas,” ujarnya. Seminggu mengikuti karantina WF, Disti belajar menjadi ‘wanita’, dan mendapati dunianya ‘terbalik’.

Maksudnya belajar jadi wanita?   

Belajar merawat kecantikan, sekaligus menonjolkan kelebihan dan memoles kekurangan wajah dengan make up. Tadinya, saya mana peduli urusan kecantikan dan selalu tampil polos. Saya juga belajar pose dan angle terbaik untuk foto dan basic jalan di catwalk. Belajar memadu-padan busana agar selalu terlihat berkelas, dengan budget ekonomis. Belajar membawa diri dan ngeh pada hal-hal yang dibicarakan dan disukai wanita. Belajar table manner dan bagaimana menjadi komunikator andal yang percaya diri.

Manfaat yang dirasakan sampai sekarang?
Saat karantina, saya digembleng menjadi pribadi profesional, yang all out dalam bekerja, bertanggung jawab, mandiri, proaktif, bisa bekerja dalam tim, mengedepankan kerendahan hati, dan tidak gampang menyerah. Hal ini yang tetap saya amalkan hingga sekarang, di profesi saya sebagai presenter. Berkat ikut  WF, saya juga mengerti basic kontrak kerja, termasuk urusan pajak,  yang membuat saya terhindar dari risiko dimanfaatkan pihak kedua. Namun, yang paling penting adalah terasahnya rasa percaya diri, yang merupakan modal utama saya terjun ke dunia presenter, dunia yang akhirnya menjadi belahan hati saya. Meski butuh perjuangan yang tidak sedikit untuk bisa seperti sekarang. 

Perjuangannya seperti apa?
Dulu, sebelum menikah, saya tinggal di Bandung. Jadi, kalau ada tawaran foto atau casting dari femina, dibela-belain datang dengan travel ke Jakarta pukul 06.30, yang dilanjutkan dengan naik ojek ke lokasi foto atau casting. Setelah foto atau casting, balik lagi ke Bandung, untuk kuliah sore. Dalam seminggu, bisa 2 kali seperti itu. Sempat juga bolak-balik  casting selama 6 bulan, tapi tidak tembus. Meski begitu, saya tak mengenal kata menyerah. Sampai akhirnya lolos menjadi presenter olahraga otomotif dan continuity announcer di stasiun televisi swasta di penghujung tahun 2006

Tahun 2011, Tahun Kesedihan Juga Keberuntungan

Menjadi istri dan ibu baru, diakui wanita yang mengurus sendiri putrinya tanpa bantuan pengasuh sampai usia Kaira 5 bulan ini, tak menenggelamkan karier atau  menyurutkan langkahnya untuk mengais rezeki di dunia hiburan. Seperti tak mau kehilangan momen, Disti yang sempat tinggal di Bandung untuk fokus mengurus anak, hijrah kembali ke Jakarta akhir tahun 2010 dan kembali mengejar peluang. Menyetir mobil mungilnya membelah kemacetan ibu kota, ditemani Kaira (1), untuk melanjutkan kontrak siaran yang tertunda cuti kehamilan dan casting ke sana- kemari.

Kenapa Anda begitu gigih kembali ke dunia hiburan?

Selain sudah terbiasa mandiri, saya mati-matian cari peluang dan uang untuk membantu pengobatan almarhum ayah saya yang mengidap kanker. Begitu tahu Ayah sakit dan mendapat feeling dia takkan lama bertahan, saya minta izin pada suami, untuk kembali bekerja. Supaya bisa membantu biaya pengobatan Ayah, tanpa sepengetahuannya, karena beliau bukan tipe orang yang senang ditemani dan menyusahkan anak. Ini satu-satunya cara memuaskan batin saya, supaya tidak ada penyesalan di hari esok. 

Semua tawaran pekerjaan  saya ambil. Casting jauh  juga saya datangi, meski  kondisi badan tidak fit. Semuanya saya lakukan sambil rutin menyetir Jakarta-Bandung untuk menengok Ayah. Saking sibuk dan capek, bobot saya susut 22 kg tanpa bantuan diet. Ketika Ayah akhirnya pergi meninggalkan kami Mei kemarin, saya sangat sedih. Tapi, di sisi lain, tidak ada penyesalan karena sudah memberikan yang terbaik.

Apa kiatnya bisa memenangkan kompetisi dunia presenter yang sangat ketat?
Mungkin karena relasi baik dengan bagian casting, dan selama menjalani pekerjaan sebelumnya, saya selalu mencoba profesional dan all out.  Selain itu, mungkin karena saya juga berani menjadi presenter live dan semangat mengikuti casting. Soalnya, tidak semua presenter, apalagi yang berpengalaman ,memiliki kerendahan hati untuk  kembali ke ‘titik nol’. Padahal, menurut saya, casting itu hukumnya wajib. Sehingga, terlihat sesuai atau tidaknya karakter dan gaya presenter membawakan suatu acara. Bahkan, untuk satu acara yang saya pandu sekarang, saya ikut casting sampai tiga kali.

Kabarnya, Anda bekerja hingga 12 jam dalam sehari. Tidak dikomplain suami?
Dari awal ikut casting atau menerima job selalu saya konsultasikan dengan suami. Awalnya suami menginginkan saya hanya mengambil program live, yang tidak menyita waktu. Namun, ia mengalah dan membolehkan syuting taping dan film, selama komitmen memberi ASI dan memprioritaskan anak, tetap jalan. 

Tidak merasa bersalah pada anak?
Tidak, karena meski sibuk, saya tidak merasa kehilangan masa tumbuh kembang Kaira. Ia sering saya ajak ke lokasi syuting, dan setiap malam masih menyusui dan tidur bersama. Suami pun tidak komplain. Satu hari, entah Sabtu atau Minggu, juga selalu dikosongkan untuk keluarga.

Naik Kelas dengan Acara Live

Meski berwajah sangat Indonesia, gadis kelahiran Surabaya, 23 Februari 1984, ini dipercaya membawa beberapa program televisi live favorit. Saat ditanya kiatnya menaklukkan program yang menjadi rebutan tersebut, Disti mengaku tak ada kiat khusus selain penguasaan materi, rasa percaya diri, dan rajin senam muka agar pelafalannya makin jelas. Meski sudah merambah menjadi presenter untuk infotainment, game show, dan kesehatan, Disti mengaku tidak melupakan cinta pertamanya di dunia presenter olahraga yang dianggapnya telah membesarkan namanya. 

Mengapa paling senang membawakan program olahraga?
Passion, jiwa, dan karakter saya memang di sana.  Kalau membawakan acara sport, gaya bahasanya santai. Busana dan dandanan yang dikenakan pun sporty dan tidak berlebihan. Saya banget itu. Target saya memang ingin menjadi presenter olahraga tangguh yang mampu membawakan acara live, yang tantangannya jauh lebih banyak daripada taping.  Saya bersyukur karena tawaran pertama live datang dari program olahraga, bukan dari program lain. Kalau dari program lain, mungkin saya takkan nekat mengiyakan. Artinya, saya tidak naik-naik kelas. 

Maksudnya tidak naik kelas?
Program taping, istilahnya hanya membacakan script yang sudah ditulis. Presenter-nya lebih sebagai pemanis, karena kalau ada kalimat salah, tinggal di-cut dan direkam ulang. Akibatnya, presenter-nya tidak berkembang maksimal. Menurut saya, seorang presenter yang membawakan acara live adalah seorang presenter yang utuh. Yang sudah ‘naik kelas’, karena dituntut untuk bisa improvisasi, berpikir cepat  dan runut, tanggap pada lingkungan, menguasai materi dan bisa jadi decision maker akan pesan dan informasi yang diberikan pada audiensi. Bersyukur saya kini dipercaya membawakan dua acara live. Selain membuat saya lebih pintar, jam kerja acara live tidak molor, yang artinya lebih banyak waktu untuk keluarga.

Anda tidak mengincar  job MC off air?
Sekarang, saya masih sangat enjoy menjadi presenter televisi. Saya tak menyangkal, sering tampil di televisi membuat nilai jual saat menjadi MC off air lebih tinggi.  Jujur, saya masih belajar menjadi MC off air  di luar brand olahraga. Saya tidak ingin mengecewakan klien yang  memakai jasa saya.

Berapa job off air yang diterima dalam sebulan dan spesialisasi Anda di mana?
Sekarang ini maksimal dua kali sebulan. Makanya, saya merasa jam terbang saya belum tinggi. Spesialisasi saya, acara gathering dan launching produk, terutama brand olahraga. Yang belum berani saya ambil adalah  job untuk MC  perkawinan atau akad nikah. Saking sakralnya, saya jadi ciut, ha…ha…ha….

Stella Rissa Mencari Inspirasi Mode dari Lokal


Gadis kelahiran Jakarta 26 tahun lalu ini, telah lama berkecimpung di dunia fashion Indonesia. Sebagai fashion designer muda, Stella mengaku tak perlu bicara muluk mengenai keberhasilannya di dunai mode. Sebagai lulusan terbaik Lasalle College International School  tahun 2005, Stella tak merasa hal tersebut sebagai pencapaian puncaknya. Dirinya terus berkarya dan berusaha membuat dirinya berkilau  di belantara dunia fashion.
Jakarta sampai Milan
Di tahun 2008, dirinya mulai menggelar koleksi terbarunya dalam show bertajuk “Dancing in the  Rainbow” di Jakarta. Sejak saat itulah Stella dinobatkan sebagai perancang busana muda berbakat oleh banyak pengamat mode dan media di Indonesia.  Berkat pagelarannya, Stella diundang mengikuti Malaysian International Fashion Week pada tahun itu juga. Stella kemudian juga beberapa kali meramaikan Jakarta Fashion Week (2009/2010). Dan di tahun 2011, dirinya diundang sebagai desainer tamu di Milan.
Mulai dari Nol
Kendati  telah meraih sukses di usia yang sangat muda, Stella tak lantas menghentikan kiprah dan berpangku tangan. Keinginannya kini adalah memotivasi generasi yang lebih muda untuk memiliki masa depan seperti dirinya. “Setiap orang punya bakat masing-masing. Aku ingin menginspirasi orang-orang dari hal-hal yang simple,” ujarnya penuh semangat.
Stella lantas mencontohkan, jika  para muda tidak perlu berkecil hati kendati belum memiliki kesempatan untuk mengenyam bangku pendidikan hingga keluar negeri. “Untuk menjadi fashion designer, tidak perlu ada latar belakang harus dari keluarga kaya atau  keluarga yang punya keahlian sama. Aku juga memulai semua dari nol,” tuturnya pada tabloid nova. 
Dalam memulai usaha, Stella memang sedikit ‘memaksakan’ diri masuk sekolah mode. Meyakinkan orang tua, Hadi Winata (61) dan Natalia Widjaja (58) jika dirinya akan bertanggung jawab akan masa depannya. Oleh karena itu ketika dirinya memulai membangun labelnya sendiri “Stella R.”, Stella mengaku pontang-panting meminjam modal ke sana kemari.
“Walau tak dibantu orang tua, saya buktikan mampu berhasil,” tandasnya.  
Inspirasi Tetap Lokal
Kini Stella ingin berbagi semangat dirinya mencapai sukses. Menurutnya, untuk menapaki tangga menuju kesuksesan diperlukan self confidence yang tinggi. “Self confidence  yang tinggi ini perlu untuk menggali bakat dalam diri. Caranya bisa dari melakukan ritual dan momen yang intim dengan diri sendiri,” ujarnya sembari mengaku momen terintimnya adalah ketika mandi.  
Selain dari self confidence, Stella juga mengingatkan untuk selalu bersyukur dengan apapun yang dimiliki saat ini. “Keluarga yang mencintai juga teman-teman, akan menambah nilai setiap hari,” ungkapnya.
Saat seseorang sudah memiliki cukup keduanya, tidak perlu belajar hingga keluar negeri untuk dapat diakui oleh dunia internasional. “Aku juga sekolahnya lokal-lokal saja kok,” katanya.
Menurut Stella, kendati dirinya memulai dari lokal, memanfaatkan produk lokal  dan belajar dari lokal, bukan berarti dirinya tak bisa bersaing di internasional. Dan ini sudah dibuktikannya dengan beberapa undangan dari beberapa negara untuk menjadi desainer tamu.
“Fashion itu, kan, art . Jadi bisa dilihat dari mana-mana. Dan, tidak harus mengeluarkan budget besar untuk memulainya, ketika mencari inspirasi bisa dari beberapa daerah yang dekat saja,” ujar perempuan yang kerap bepergian ke Bogor, Bandung, Bali dan sebagainya untuk mencari inspirasi rancangan busana.
“Semua yang lokal juga bisa menjadi inspirasi,” pungkasnya.

Kamis, 25 Oktober 2012

Angelina Sondakh Dikabarkan Hamil, Mudji Massaid Kaget


Mudji Massaid terkejut bukan main mendengar kabar Angelina Sondakh tengah berbadan dua. Mudji mengaku sudah mendengar kabar itu.
"Saya kaget juga dengarnya. Saya dengar juga kabar itu, katanya hamil," tutur Mudji saat dihubungi tabloidnova.com, Rabu (24/10) sore.
 
Mudji mengaku sering mengunjungi Angie di dalam tahanan. Mudji sangat yakin jika kakak iparnya itu tak sedang berbadan dua.

"Saya yakin itu gosip. Angie enggak hamil kok. Saya enggak percaya," tandas adik kandung almarhum Adjie Massaid itu.
Kabar kehamilan Angelina Sondakh ramai diperbincangkan, termasuk di sosial media. Angie yang kini masih ditahan di KPK disebut-sebut tengah hamil 3 bulan.

Fakta Unik Tentang Prada


Merek sepatu Prada adalah salah satu produsen sepatu, tas dan gaun mewah yang didirikan di Milan oleh seorang Mario Prada. Produsen barang mewah yang memfokuskan diri untuk menjual barang-barang untuk kalangan mewah ini merupakan salah satu produsen busana dan sepatu kulit yang sangat berpengaruh di dunia. Tapi tahukah kalian fakta unik yang dimiliki oleh produsen  Prada ini? Inilah beberapa infonya:
  1. Koper pertama yang dibuat oleh Mario Prada ternyata terbuat dari kulit Walrus yang dipercaya sangat berat. Hmm bisa dibayangkan bukan, Walrus seperti apa.
  2. Prada pertama kali didirikan pada tahun 1918. Itu berarti umur produsen Sepatu ini sudah hampir menginjak 1 abad.
  3. Perusahan sepatu Prada selama ini hanya dipegang oleh dua orang yang memiliki nama Prada. Yaitu Mario Prada sang pendiri dan Miuccia Prada cucunya.
  4. Sang cucu Miuccia Prada adalah satu-satunya pemilik sebuah usaha sepatu yang tidak memiliki latar belakang dunia fashion
  5. Omzet yang dihasilkan sebelum Prada dipegang Oleh Miuccia Prada adalah sekitar US$ 400.000, dan pada tahun 2000 penghasilan Prada pada saat itu mencapai 1.55 miliar dolar Amerika.
  6. Hingga saat ini tersebar 101 butik resmi Prada di seluruh dunia, dari hanya 1 outlet di Milan pada tahun 1918.
  7. Pada tahun 1993, Prada mendirikan sebuah yayasan yang bertujuan untuk mengapresiasikan kesenian kontemporer di Milan.
  8. Prada memiliki anak usaha yang bernama Miu Miu yang berorientasi pada remaja dengan harga yang lebih terjangkau.
Fakta pendapatan yang fantastis serta pemilik yang ternyata tidak memiliki background fashion sama sekali ini mungkin baru kalian ketahui. Kita bisa meniru semangat Miuccani Prada dalam membuat usaha fashion ini. 

Marcellino Bela Wanita


Berawal dari keinginannya 12 tahun lalu untuk menuangkan ide ke layar lebar, Marcellino Lefrand (38) kini akan menggarap sebuah film tentang bagaimana perjuangan seorang ibu akan berusaha mendapatkan darah dagingnya.

“Melalui film ini saya ingin menyosialisasikan bela diri khususnya untuk wanita. Kebetulan ketiga kakak saya perempuan jadi saya membayangkan bagaimana bila mereka mengalami suatu situasi atau kondisi yang tidak diharapkan. Saya harap melalui tontonan ini para wanita bisa belajar untuk melindungi diri mereka,” jelas suami Dewi Rezer ini.

Aktor yang menguasai seni bela diri judo ini, menyadari bahwa tidaklah mudah menjadi seorang sutradara, sehingga ia sudah mulai melakukan persiapan diantaranya ‘mengembleng’ Olla Ramlan (32) sebagai pemeran utama dalam film yang akan syuting di bulan Januari ini.

“Sudah dua bulan ini Olla dilatih berbagai gerakan seperti kuncian, pukulan, bantingan sehingga pada saat koreografi nanti ia sudah bisa masuk ke karakter. Olla berperan sebagai seorang expert dalam mixed martial art jadi latihan fisik akan terus berlangsung hingga Desember,” jelas pria yang memiliki kecintaan dan mengoleksi berbagai atribut superhero ini.

Rabu, 24 Oktober 2012

ANNE HATHAWAY MARRIES ADAM SHULMAN


Setelah menjalin hubungan beberapa saat dengan filmmaker Adam Shulman, akhirnya hari Sabtu (6/10) lalu, aktris Anne Hathaway resmi melepas status lajangnya. Pemeran Catwoman di film The Dark Knight Rises tersebut mengucapkan janji setianya pada sebuah pesta sederhana di Big Sur, California.

Saat itu, Anne tampil sangat memukau dalam balutan gaun putih dari Valentino yang sangat senada dengan
headpiece yang dikenakannya. Dihadiri oleh sekitar 180 tamu, acara sudah dimulai sejak hari Jumat malam di Ventana Inn and Spa dengan rehersal dinner. Menurut People, pernikahan tersebut mengambil lokasi di sebuah private estate dengan dekorasi yang cukup sederhana – terinspirasi dari alam dengan banyak pohon dan bunga di sekitarnya.
Dengan segala kesibukannya, sebenarnya aktris yang terkenal lewat perannya di film the Princess Diariesini masih belum ingin menikah. Tapi cintanya kepada Adam sepertinya merusak semua rencana. “Saya sangat mencintainya, (hanya saja) Adam benar-benar telah mengacaukan rencana saya,” ungkapnya tahun lalu mengenai hubungan mereka.

Lucunya, Anne pernah mengungkapkan kalau tak akan ada pernikahan sampai tahun 2013 karena ia masih akan disibukkan dengan promosi film 
Les MiserablesUhmm... Cosmo yakin itu hanyalah salah satu rencana isengnya untuk mengecoh para wartawan. Anyway, congrats to the happy couple!